10-tips-menjadi-orang-tua-yang-selalu-bahagia

Memang bukan perkara mudah untuk mengurus anak setiap hari, memastikan berjalan dengan lancarnya semua urusan rumah tangga, terlebih lagu pekerjaan kantor yang harus selalu beres tepat waktu. Pastinya kesemua itu akan menguras banyak energi, sehingga terkadang seseorang menjadi stress dengan profesinya sebagai orang tua. 

Meski begitu selalu saja ada kebahagiaan tersendiri saat Anda telah menjadi orang tua. Seperti salah satunya bentuk kebahagiannya adalah melihat si kecil bisa tumbuh sehat dan ceria. Jangan sampai banyaknya masalah yang dialami dalam keseharian mampu menghalangi Anda menjadi orang tua yang bahagia. 

Jika Anda ingin menjadi orang tua yang selalu bahagia, maka wajib menerapkan 10 tips dibawah ini : 

10 Tips Menjadi Orang Tua yang Selalu Bahagia

1.Terhubung Dengan Sang Anak

Seorang psikolog klinis di New York yaitu Dr Laura Markham menyatakan bahwa, “Orang tua tidak perlu menghabiskan setia jam setiap harinya bersama sang anak, tapi waktu yang dihabiskan untuk mengukir kenangan bersama si kecil akan membuat orangtua dan akan lebih bahagia.”

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan anak. Misalnya membacakan dongeng sebelum si kecil tidur, atau setelah selesai makan malam meluangkan waktu sebentar untuk sesi mengobrol. Jadikan hal ini sebagai rutinitas, sehingga meski kebersamaan Anda dan si kecil hanya menghabiskan waktu yang singkat, tetapi tetap berkualitas. 

2.Mengurangi Kesibukan Dengan Mengerjakan Lebih Awal

Terkadang orangtua merasa tetekan atau stress saat ada banyak hal yang mengharuskan dirinya untuk mengerjakan sesuatu dalam waktu yang bersamaan. Hal tersebut bisa memicu emosi, yang akhirnya membuat orang tua tanpa sengaja membentak anaknya. 

Supaya terhindar dari kondisi yang seperti itu, coba kerjakan sebuah hal lebih awal dari jam yang telah ditentukan. Contohnya Anda bisa menyiapkan keperluan sekolah dimalam hari sebelum tidur, atau menyiapkan bahan bahan untuk makan siang bersamaan dengan saat menyiapkan makan pagi. Sehingga Anda memiliki banyak waktu untuk beristirahat. 

3.Berhenti Membentak Atau Berteriak Pada Anak 

Jika Anda sering membentak atau berteriak pada anak, mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Karena hal itu tidak hanya akan memberikan trauma pada anak saja, tetapi orangtua biasanya akan merasa sangat bersalah setelah membentak atau berteriak pada anaknya. 

Anda bisa menghentikan kebiasaan membentak asalkan memiliki kemauan yang sungguh sungguh. Coba membuat sebuah daftar tentang hal hal yang bisa Anda lakukan untuk mengalihkan perhatian supaya tidak berteriak pada anak. Misalnya saja menarik napas dalam dalam atau berjalan keluar ruangan saat marah.

Mungkin awalnya akan terasa sulit, tetapi jika Anda terus terusan mencobanya, lambat laun Anda akan merasa lebih tenang. Tetapi saat adanya dorongan untuk berteriak, coba tenangkan diri Anda. Mungkin untuk benar benar bisa menghentikan kebiasaan membentak anak itu diperlukannya waktu beberapa bulan.  

Tetapi Anda dijamin akan merasa lebih bahagia saat telah berhasil melakukannya. Selain itu juga hal tersebut bisa menjadi pelajaran bagi anak, bahwa saat marah tidak seharusnya melimpahkan pada oang lain. 

4.Jangan Terlalu Keras Pada Diri Sendiri

Anda harus ingat bahwa tidak ada orang tua yang sempurna di dunia ini. Karena pastinya setiap orangtua pernah melakukan kesalahan, sehingga jangan terlalu keras pada diri sendiri. Saat Anda menerapkan espektasi yang terlalu tinggi pada metode parenting yang diterapkan, Anda akan mengalami tekanan bahkan bisa menjadi stress. 

Selain mengakui kesalahan lalu berusaha memperbaikinya, Anda juga harus memuji diri sendiri atas pencapaian yang telah dilakukan. Coba lihat sisi positif dari kesalahan yang telah dilakukan, sehingga Anda tidak akan terus terusan menyalahkan diri sendiri. 

5.Menghilangkan Rasa Bersalah

Seringkali orangtua dihadapkan pada situasi dimana dirinya merasa bersalah saat sesuatu yang buruk menimpa anaknya. Rasa bersalah tersebut bisa meningkatkan stress bahkan membuat orangtua merasa susah untuk bahagia. 

Oleh karena itu hilangkan kosakata “seharusnya” dari kamus Anda. Hilangkan juga kosa kata “Seharusnya aku tidak melakukan itu” atau “seharusnya aku melakukan lebih”. Kalimat kalimat tersebut akan menyebabkan Anda merasa selalu bersalah, sehingga menyebabkan Anda kesulitan untuk menjadi orangtua yang bahagia. Sebaiknya Anda memperbanyak kosakata positif yang mampu mendorong semangat Anda untuk menjadi orangtua yang lebih baik lagi. 

Baca Juga : Cara Mendidik Anak Secara Islami

6.Mengenali Tingkat Stress Anda 

Cobalah Anda duduk sejenak untuk merenung pada penghujung hari. Pikirkan ada seberapa banyak hal yang telah Anda lalui dihari ini, dan saat menghadapinya ada berapa tingkat stress yang terjadi. Setelah itu lakukan sesuatu yang mampu menurunkan tingkat stress yang dialami. 

Cara menghilangkan stress pada setiap orang berbeda beda, oleh karena itu lakukan kegiatan yang paling disukai dan memungkinkan Anda untuk bisa melakukannya. 

Contohnya Anda bisa berendam di bak mandi tanpa terganggu, atau secara marathon menonton serial favorit, bahkan hanya dengan sekedar mencium anak dan melihat anak tertawa ceria juga sudah mampu menghilangkan stress bagi orangtua. 

7.Bersyukur

Sebagai orangtua, Anda harus tetap bersyukur saat si kecil tengah menguji kesabaran. Pasalnya beberapa studi menunjukkan bahwa kebiasaan bersyukur merupakan kunci dari kebahagiaan. Anda wajib mensyukuri setiap hal kecil yang dimiliki supaya selalu bisa berpikir positif. Misalnya mensyukuri anak bisa tumbuh sehat dan jarang sakit, syukuri juga jika hingga saat ini Anda masih diberi rezeki yang cukup untuk memenuhi kebutuhan anak. 

8.Mengurangi Kegiatan Tambahan 

Terkadang adanya orang tua baik ayah atau ibu yang memiliki kegiatan tambahan selain pekerjaan utamanya. Misalnya berpartisipasi sebagai pengurus RW, atau menjadi relawan di gerakan sosial. Kegiatan kegiatan tersebut dapat menambah tekanan tekanan dan tingkat stress yang dialami. 

Oleh karena itu, Anda harus membuat skala prioritas, tentukan kegiatan mana yang paling penting bagi Anda. Jangan sampai saking banyaknya kegiatan diluar justru menyebabkan waktu Anda untuk keluarga menjadi lebih sedikit. 

9.Melakukan Hal Yang Disukai

Stress bisa berkurang saat Anda melakukan kegiatan yang disukai misalnya belanja atau berlibur ke tempat yang menyenangkan. Tetapi sebelum melakukan hal tersebut, pastikan tidak akan terganggunya budget rumah tangga lantaran adanya pengeluaran tersebut. 

10.Luangkan Waktu Bersama Pasangan

Orang tua yang bahagia pastinya memiliki hubungan baik dengan pasangannya baik suaminya atau istrinya. Oleh karena itu coba luangkan waktu berdua bersama pasangan. Apakah itu secara rutin melakukan kencan berdua, atau mengobrol santai sebentar dimalam hari setelah anak pergi tidur. 

Dengan cara ini, Anda bersama pasangan bisa berbicara dari hati ke hati. Selain itu juga bisa saling mengoreksi, dan berbagi pandangan tentang cara mengasuh anak. Kuatnya hubungan suami istri akan menguatkan jalinan cinta didalam rumah tangga mereka. Hal ini juga akan membuat Anda menjadi orang tua yang lebih bahagia, dan pastinya akan lebih baik dalam mengasuh anak. 

Baca Juga : Simak Tips Mendidik Anak Khusus untuk Calon Orang Tua Baru ini !